Tak perlu kau pertanyakan jika saja kau tahu
tak perlu kau kerahkan energi percuma karena asumsi negatif
entah apa yang menguasai jiwamu.....
jika tak segera kau lenturkan syaraf di kepala...
selamanya akan menutupi mata hati
Sabtu, 06 Februari 2010
Rabu, 06 Januari 2010
Kerinduanku
tangis dalam tawa
pilu dalam senyum
lelah dalam ketegaran
terangkum dalam rajutan benak
kau menggugah kembali
kerinduan yang menggebu untuk mengulang masa lalu
kau yang menjadi bagian dari hidupku
meskipun seribu kisah telah mengukir kita
aku tetap merindukanmu
kau menghilang entah kemana
hingga sekarang akan tetap menjadi bagian kisahku
apakah telah kau temukan soulmate?
kembali aku kehilangan kau
bagaikan mengenang rendesveus
kenapa kita sulit sekali untuk bersama lagi seperti dulu?
pilu dalam senyum
lelah dalam ketegaran
terangkum dalam rajutan benak
kau menggugah kembali
kerinduan yang menggebu untuk mengulang masa lalu
kau yang menjadi bagian dari hidupku
meskipun seribu kisah telah mengukir kita
aku tetap merindukanmu
kau menghilang entah kemana
hingga sekarang akan tetap menjadi bagian kisahku
apakah telah kau temukan soulmate?
kembali aku kehilangan kau
bagaikan mengenang rendesveus
kenapa kita sulit sekali untuk bersama lagi seperti dulu?
Senin, 06 April 2009
My Best Friends are My best Life
It's not about you
it's not about me
it's not about us
it's about our memory
we share our experience
it's not about me
it's not about us
it's about our memory
we share our experience
Senin, 30 Maret 2009
"Dek, nitip surat ijin sakit ya......!?"
Panas sekali udara siang ini. Menunggu, adalah pekerjaan yang paling menyebalkan menurut kebanyakan orang. Tapi, begitulah yang aku lakukan setiap hari sepulang sekolah. Menunggu angkot yang akan menjemputku pulang ke rumah.
Dengarkanlah aku, Kawan!
Kawan, aku hanya memiliki dua bahu
bisa kau jadikan tempat bersandar
ketika kepalamu terasa penat
kutawarkan hati dan jiwa
menjadi telaga luapan emosi
tawa canda adalah hiasan peristiwa yang mewarnai
amarah, senang dan kecemburuan
akan selalu mengaduk-aduk kebingungan
ketika memaksa untuk beradaptasi pada dunia baru
rajutan benang kusut itu semakin kusut
saat ku coba untuk menguraikannya untukmu
bisa kau jadikan tempat bersandar
ketika kepalamu terasa penat
kutawarkan hati dan jiwa
menjadi telaga luapan emosi
tawa canda adalah hiasan peristiwa yang mewarnai
amarah, senang dan kecemburuan
akan selalu mengaduk-aduk kebingungan
ketika memaksa untuk beradaptasi pada dunia baru
rajutan benang kusut itu semakin kusut
saat ku coba untuk menguraikannya untukmu
TENTANG SAHABATKU 1
Surabaya, 22 Maret 2006
"Aku punya temaaaaaaaaaaaan......!"
"Aku punya temaaaaaaaaaaaan......!"
Iitu Cuma syair lagu milik RATU kok. Yup, aku memiliki teman, atau bisa dibilang sahabat. Dia sangat ngertiin aku, masalahku, pribadiku dan bahkan, segala aktivitasku dia juga tahu. Meski usianya lebih muda 1 tahun dariku, kupikir dia udah cukup bijaksana dan dewasa dalam memberikan solusi-solusinya. Meskipun terkadang aku sendiri kurang sependapat dengannya, tapi aku tetap menghargainya yang mau mendengarkan segala keluhanku. Kehidupannya syarat dengan lingkungan Islami, segala kebiasaan hidupnya juga syarat dengan religi. Yaaa, dia seorang cewek. Dia punya paras cantik, tutur katanya manis, tapi suka ceroboh kayak aku. Kita berdua memiliki beberapa persamaan, karena itulah beberapa aktivitas yang kami lakukan bersama juga terasa asyik. Dimana ada dia, di situ ada aku di setiap kegiatan keislaman di kampung kami. Entahlah, aku begitu asyik ngobrol panjang lebar dengan dia, bahkan sering lupa waktu. Hingga tak jarang orang tuaku menegurku karena keteledoranku. Dia ibarat obat di saat aku sedang terluka parah.
Tapi........., ada sesuatu yang akan merenggutnya dari sisiku. Meskipun, dia bukanlah satu-satunya orang atau sahabat yang kumiliki, aku seperti akan kehilangan sebuah tongkat pegangan. Tiba-tiba air mataku meluapkan emosi kesedihanku karena kehilangan dirinya yang sebentar lagi akan melangsungkan pernikahannya.
Tapi........., ada sesuatu yang akan merenggutnya dari sisiku. Meskipun, dia bukanlah satu-satunya orang atau sahabat yang kumiliki, aku seperti akan kehilangan sebuah tongkat pegangan. Tiba-tiba air mataku meluapkan emosi kesedihanku karena kehilangan dirinya yang sebentar lagi akan melangsungkan pernikahannya.
Oh, sepedaku (Cerita SMP)
“Teeet……teeet……………teeet!”. Bel tanda pulang sekolah telah berbunyi, sebentar saja ruang kelas menjadi gaduh dan ramai dengan teriakan murid-murid. Mereka meluapkan kegembiraan yang seolah-olah terlepas dari penjara yang mengekang. Ya, kepala ini telah penat dengan materi pelajaran sekolah. Udara terasa sangat panas. Jarum jam menunjukkan pukul 13.15. Murid-murid kelas lain tak kalah hebohnya untuk berebut keluar berhamburan dari ruang kelas yang sudah berjam-jam menahan mereka.
Selepas perginya para murid, tinggal aku dan Diah yang berada di dalam kelas sibuk merapikan perlengkapan peralatan kelas karena besok adalah tugas piket kami. Kami harus mengembalikan beberapa peralatan ke gudang dan kantor sekolah.
Selepas perginya para murid, tinggal aku dan Diah yang berada di dalam kelas sibuk merapikan perlengkapan peralatan kelas karena besok adalah tugas piket kami. Kami harus mengembalikan beberapa peralatan ke gudang dan kantor sekolah.
Langganan:
Postingan (Atom)